SECARIK PESAN

Selalu saja heran, bagaimana masalah ketenagakerjaan hanya dipandang satu arah saja. Pangkas semua hambatan, “bim salabim” investor akan datang. Walaupun rakyat dikorbankan.

Padahal bukan itu saja masalahnya, bisa jadi produktivitas kerja kita yang rendah. Dan itu semua bermula dari lingkungan kerjanya. Seharusnya, beri upah yang layak, jaminan hidup yang baik dan kesempatan untuk terus bertumbuh. Cukup itu saja.

Dengan begitu, pekerja akan bahagia. Lalu dengan sendirinya, pekerja mau terus belajar untuk kesempatan-kesempatan yang lebih baik lagi. Inilah awal mula dari menciptakan tenaga kerja yang unggul.

Jika pekerja kita unggul, tidak akan mungkin investasi tidak datang. Hanya investor aneh saja yang tidak berminat investasi di negeri yang punya segala sumber daya alam, tenaga kerja terampil dan rakyat yang super konsumtif.

Ah, apalah daya. Suara dari rakyat biasa mana mungkin didengarkan. Tapi jika kemudian “Yang Mulia” berkenan, bacalah secarik pesan ini. Sesekali cobalah gelar rapat dibawah kolong jembatan, di perumahan-perumahan kumuh, atau di bawah sengat panas atap pabrik. Rasakan hidup sebagaimana rakyat hidup.

Jadilah tangan lembut yang selalu memeluk keluh kesah rakyatnya. Dengan begitu, rakyatmu akan selalu mengetuk pintu langit untuk mendoakan kebaikan untukmu, bukan justru mengutuk semua tingkah lakumu. #illustrator #komik #omnibuslaw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: